About Me

header ads

KBRI Singapura untuk trade expo indonesia 2016



JAKARTA, 13 Oktober 2016.

KBRI Singapura membawa 63 buyer / pelaku usaha asal Singapura yang bergerak di bidang food and beverages, tekstil dan garmen, furnitur, rempah-rempah, manufaktur dan beberapa produk lainnya untuk menghadiri Trade Expo Indonesia (TEI), 12-16 Oktober 2016. 


Kehadiran 63 buyer diharapkan mampu menggenjot ekspor produk-produk Indonesia ke Singapura yang merupakan komitmen utama Duta Besar RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya sebagai bagian dari Diplomasi Ekonomi RI, sekaligus memanfaatkan Pasar ASEAN melalui Singapura.

Salah satu hasil konkrit transaksi dagang pada hari pertama TEI oleh KBRI Singapura sebesar USD 2,4 juta, yaitu penandatangan buying commitment Memorandum of Understanding (MoU) antara Scanteak Singapore dengan dua perusahaan furnitur asal Jawa Tengah PT. Jawi Antik Indonesia dan CV Roda Jati. Diharapkan beberapa transaksi dagang akan turut dilakukan oleh peserta Singapura hingga hari terakhir TEI. Transaksi sebesar USD 2,4 juta di hari pertama merupakan peningkatan yang cukup tajam dibandingkan USD 150 ribu pada TEI tahun 2015.

Pada tahun ini tiga perusahaan asal Singapura juga menerima Primaduta Award, karena berkontribusi terhadap peningkatan ekspor nasional, ketiga perusahaan tersebut adalah, Scanteak Singapore (furnitur), Nomanbhoy (Spice and Herbs), dan SA.Shahab (Plywood dan building materials). Ketiga perusahaan dimaksud tidak hanya menunjukkan kinerja peningkatan ekspor setiap tahunnya, namun juga membantu menembus pasar di luar Singapura dengan memanfaatkan Singapura sebagai hub-perdagangan internasional. Sebagai contoh, SA Shahab melakukan importasi rata-rata USD 200 juta – USD 300 juta setiap tahun untuk pasar Singapura dan Timur Tengah.

Dari 63 buyer asal Singapura, beberapa juga telah meng-ageni penjualan produk asal Indonesia dan akan memperluas aneka produk lainnya, khususnya untuk produk makanan dan minuman untuk dipasarkan di Singapura dan negara tetangga ASEAN lainnya.

Dalam jamuan makan malam bersama untuk memfasilitasi para buyer, Dubes Ngurah Swajaya dan jajaran staff KBRI menyampaikan komitmen untuk terus memfasilitasi para importir guna meningkatkan kinerja ekspor Indonesia. Beberapa importir bahkan merupakan perusahaan yang mendatangkan sekitar 90% dari total produk impor asal Indonesia selama lebih dari satu dekade.

Dalam kesempatan menghadiri TEI, Dubes RI Ngurah Swajaya juga melakukan pertemuan dengan Menteri Perdagangan RI dan Ketua KADIN Indonesia untuk terus mengupayakan peningkatan kerjasama ekonomi Indonesia-Singapura, khususnya dalam bidang perdagangan, investasi dan pariwisata.

Sumber : KBRI Singapura

Post a Comment

0 Comments

close